Senin, 24 September 2012

KORELASI TRIGATRA DAN PANCAGATRA


KETAHANAN NASIONAL

akbid kh warna

Disusun oleh:
Retna Anggar Udawati
Rika Kusumawati
Novya Anis Pratiwi
Mevia Noralita
Venny Eka Wardani
Novi Puspitasari
Yayuk Selviana

STIKES KARYA HUSADA KEDIRI PRODI DIII KEBIDANAN
Jl. Soekarno – Hatta Po. Box 183 Telp. (0354) 391866 Fax. 393888
KEDIRI

DAFTAR ISI

Halaman Cover
Kata Pengantar..........................................................................................................i
Daftar isi..............................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang.........................................................................................................1
Rumusan Masalah...................................................................................................1
Tujuan Pembelajaran................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN
Pengertian Ketahanan Nasional..............................................................................2
Aspek-aspek trigatra.................................................................................................3
Aspek-aspek Pancagatra..........................................................................................4
Korelasi Trigatra dan Pancagatra.............................................................................7
BAB III PENUTUP
Kesimpulan...........................................................................................................10
Saran.......................................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................11



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Kondisi dinamis suatu bangsa yang berisikan keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan dalam menumbuhkan kekuatan untuk menghadapi segala bentuk tantangan, hambatan, gagsan dan ancaman. Baik yang datang dari dalam maupun dari luar, langsung tidak langsung membahayakan integritas, identitas, serta kelangsungan hidupbangsa dan negara dalam mewujudkan dan mencapai cita-cita nasional.
Dalam makalah ini, penyusun membahas tentang aspek-aspek trigatra dan pancagatra yang sangat mempengaruhi ketahanan nasional. Dengan harapan setelah membaca makalah ini pembaca bisa memahami tentang ketahanan nasional beserta aspek-aspeknya.

1.2  Rumusan Masalah
1.      Apakah pengertian dari ketahanan nasional?
2.      Aspek-aspek apa sajakah yang terkandung dalam trigatra?
3.      Aspek-aspek apa sajakah yang terkandung dalam pancagatra?
4.      Apa korelasi antara trigatra dan pancagatra?

1.3  Tujuan Pembelajaran
1.      Mengetahui tentang arti ketahanan nasional.
2.      Mengetahui aspek-aspek yang terkandung dalam trigatra.
3.      Mengetahui tentang aspek-aspek yang terkandung dalam pancagatra.
4.      Mengetahui tentang korelasi antara trigatra dengan pancagatra.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Ketahanan Nasional
Pengertian Ketahanan NegaraKetahanan berasal dari bahasa jawa yaitu ³tahan´ artinya kuat, tangguh dan ulet.ketahanan berarti kekuatan, ketangguhan, keuletan.Jadi ketahanan negara adalah kondisi dinamik bangsa yang meliputi segenapaspek kehidupan nasional yg terintegrasi berisi keuletan dan ketangguhan yangmengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalammenghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan baik dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakanintegritas , identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuanganmengejar tujuan nasional.Konsepsi ketahanan negara adalah konsep pengembangan kekuatan nasionalmelalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yg seimbang,serasi dan selaras dalam aspek kehidupan secara utuh, menyeluruh dan terpadu berdasarkan UUD 1945 dan wasantara.2. 
A. Ciri-Ciri Ketahanan Negara
1. Merupakan kondisi sebagai persyaratan utama negara berkembang
2.   Survive bangsa (cara bangsa bertahan)
3. Sebagai kondisi dinamis bangsa guna mengembangkan kekuatan nasional
4.Untuk menghadapi tantangan, hambatan, ancaman dan         gangguan negara Indonesia
5. Menggunakan metode astagatra
6. Berpedoman pada wawasan nasional
7. Dilaksanakan dengan   kemandirian3.

B. Asas-Asas Ketahanan Negara
1. asas kesejahteraan dan keamanan
2. asas menyeluruh dan terpadu
3. asas mawas ke dalam dan ke luar 
4. asas kekeluargaan
 
C. Sifat-Sifat Ketahanan Negara
1. Mandiri
2. Dinamis
3. Manunggal
4. Wibawa
5. Konsultasi Dan Kerja Sama

D. Ketahanan negara dalam kehidupan berbangsa dan   bernegara
·         Ketahanan negara aspek alamiah (trigatra):
aspek geografi
aspek kekayaan alam
aspek kependudukan

·         Ketahanan negara aspek sosial (pancagatra)
aspek ketahanan negara ideology
aspek ketahanan negara politik 
aspek ketahanan negara ekonomi
aspek ketahanan negara pertahanan dan keamanan
aspek ketahanan negara sosial budaya

2.2  Aspek – aspek Trigatra
A.    Letak dan Bentuk Geografis
Indonesia terletak pada 6 LU – 11 LS, 95 BT – 141 BT, dilalui garis khatulistiwa yang ditengah-tengahnya terbentang garis equator sehingga Indonesia mempunyai 2 musim yaitu musim hujan dan kemarau.

B.     Keadaan dan Kemampuan Penduduk
Penduduk ialah semua orang yang menempati suatu daerah tertentu. Kemampuan penduduk yang tidak seimbang dengan pertumbuhan penduduk dapat menimbulkan ancaman-ancaman terhadap pertahanan nasional. Tiga faktor kependudukan yang sangat berpengaruh :
·         Kelahiran (Natalitas)
·         Kematian (Mortalitas)
·         Perpindahan (Migrasi)

C.    Keadaan dan kekayaan alam
Sifat unik kekayaan alam yaitu jumlahnya yang terbatas dan penyebarannya tidak merata. Sehingga menimbulkan ketergantungan dari dan oleh negara dan bangsa lain.
            Bentuk sumber daya alam ada dua :
·         Dapat diperbarui
·         Tidak dapat diperbarui
Sumber daya alam harus diolah atau dimanfaatkan dengan prinsip atau azaz :
·         Azaz maksimal
Artinya sumber daya alam yang dikelola atau dimanfaatkan harus betul-betul menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.
·         Azaz lestarai
Artinya pengolahan sumber daya alam tidak  boleh menimbulkan kerusakan lingkungan, menjaga keseimbangan alam.
·         Azaz Berdaya saing
Artinya bahwa hasil-hasil sumber daya alam harus bisa bersaing dengan sumber daya alam negara lain.

2.3  Aspek – aspek Pancagtra
A.    Ideologi
Ideologi suatu negara diartikan sebagai guiding of principles atau prinsip yangdijadikan dasar suatu bangsa. Ideologi adalah pengetahuan dasar atau cita-cita.Ideologi merupakan konsep yang mendalam mengenai kehidupan yang dicita-citakan serta yang ingin diiperjuangkan dalam kehidupan nyata.Ideologi dapat dijabarkan kedalam sistem nilai kehidupan, yaitu serangkaiannilai yang tersusun secara sistematis dan merupakan kebulatan ajaran dan doktrin.Dalam strategi pembinaan ideologi ada beberapa prinsip yang harus diperhatikanyaitu :‡ Ideologi harus diaktualisasikan dalam bidang kenegaraan oleh WNI‡ Ideologi sebagai perekat pemersatu harus ditanamkan pada seluruh WNI
         Ideologi harus dijadikan panglima, bukan sebaliknya‡ Aktualisasi ideologi dikembangkan kearah keterbukaan dan kedinamisan‡ Ideologi pancasila mengakui keaneragaman dalam hidup berbangsa dandijadikan alat untuk menyejahterakan dan mempersatukan masyarakat‡ Kalangan elit eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus harus mewujudkancita-cita bangsa dengan melaksanakan GBHN dengan mengedepankankepentingan bangsa‡ Mensosialisasikan pancasila sebagai ideologi humanis, religius, demokratis,nasionalis, dan berkeadilan‡ Tumbuhkan sikap positif terhadap warga negara dengan meningkatkanmotivasi untuk mewujudkan cita-cita bangsa

B.     Politik
Dalam hal ini politik diartikan sebagai asas, haluan, atau kebijaksanaanyang digunakan untuk mencapai tujuan dan kekuasaan. Kehidupan politik dapat dibagi kedalam dua sektor yaitu sektor masyarakat yang memberikaninput dan sektor pemerintah yang berfungsi sebagai output.Sistem politik yang diterapkan dalam suatu negara sangat menentukankehidupan politik di negara yang bersangkutan. Upaya bangsa Indonesiauntuk meningkatkan ketahanan di bidang politik adalah upaya mencarikeseimbangan dan keserasian antara keluaran dan masukan berdasarkan pancasila dan merupakan pencerminan dari demokrasi pancasila.

C.    Ekonomi
Kegiatan ekonomi adalah seluruh kegiatan pemerintah dan masyarakatdalam mengelola faktor produksi dan distribusi barang dan jasa untuk kesejahteraan rakyat. Upaya meningkatkan ketahanan ekonomi adalah upayameningkatkan kapasitas produksi dan kelancaran barang dan jasa secaramerata ke seluruh wilayah negara.Upaya untuk menciptakan ketahan ekonomi adalah‡ Sistem ekonomi diarahkan untuk kemakmuran rakyat.



Ekonomi kerakyatan harus menghindari free fight liberalism, etatisme, dantidak dibenarkan adanya monopoli‡ Struktur ekonomi dimantapkan secara seimbang dan selaras antarsektor ‡ Pembangunan ekonomi dilaksanakan bersama atas dasar kekeluargaan.‡ Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya harus dilaksanankan secaraselaras dan seimbang antarwilayah dan antarsektor ‡ Kemampuan bersaing harus ditumbuhkan dalam meningkatkan kemandirianekonomi. Ketahanan dibidang ekonomi dapat ditingkatkan melalui pembangunan nasional yang berhasil, namun tidak dapat dilupakan faktor-faktor non-teknis dapat mempengaruhi karena saling terkait dan berhubungan.

D.    Sosial Budaya
Sosial budaya dapat diartikan sebagai kondisi dinamik budaya bangsa yang berisai keuletan untuk mengembangkankekuatan nasional dalmmenghadapi dan mengatasi ATHG, baik dari dalam maupun luar, baik yanglangsung maupun yang tidak langsung, yang membahayakan kelangsunganhidup sosial NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 1945.Sedangkan esensi ketahanan budaya adalah pengaturan dan penyelenggaraan kehidupan sosial budaya. Dengan demikian, ketahanan budaya merupakan pengembangan sosial budaya dimana setiap wargamasyarakat dapat mengembangkan kemampuan pribadi dengan segenap potensinya berdasarkan nilai-nilai pancasila.


E.     Pertahanan dan Keamanan
Pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang berisi keuletandan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi ATHG yang membahayakanidentitas, integritas, dan kelangsungan hidup bangsa berdasarkan pancasiladan UUD 1945.Ketahanan dibidang keamanan adalah ketangguhan suatu bangsa dalamupaya bela negara, dimana seluruh IPOLEKSOSBUD-HANKAM disusun,dikerahkan secara terpimpin, terintegrasi, terorganisasi untuk menjaminterselenggaranya Sistem Ketahan NasionalPrinsip ± prinsip Sistem Ketahanan Nasional antara lain :‡ Bangsa Indonesia cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaan‡ Pertahanan keamanan dilandasi dengan landasan ideal pancasila, landasankonstitusional UUD 1945, dan landasan visional wawasan nusantara‡ Pertahanan keamanan negara merupakan upaya terpadu yang melibatkansegenap potensi dan kekuatan nasional‡ Pertahanan dan keamanan diselenggarakan dengan Sishankamnas(Sishankamrata).

2.4   Korelasi Trigatra dan Pancagatra
Aspek Trigatra Dan PancagatraPancagatra merupakan komponen kenegaraan yang terdiri dari aspek hukum,ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Sedangkan Trigatra terdiri dari letak astronomis bangsa Indonesia, SDM , dan SDA yang dimiliki. Pancagatra dan Trigatra dapat berhubungan erat. Untuk menjadi penentu kemajuan bangsa Indonesia, pancagatradan trigatra harus dikelola dengan baik. Tidak boleh ada kecacatan dalam menguruskedua hal tersebut bila bangsa ini ingin mengalami kemajuan.Sebagai contoh aspek Trigatra yang dimiliki Indonesia sebenarnya sudahmencukupi sebagai modal menjadi bangsa yang terhormat dan terdepan dalam pergaulan dunia. Coba bayangkan, negara Indonesia terletak di tempat yang amatstrategis. Diantara dua benua dan dua samudra. Yang di era globalisasi ini merupakan jalur perdagangan dan lalu lintas internasional (baik laut & udara) yang sangat sibuk.Indonesia dapat mengambil keuntungan dari pungutan retribusi atas tiap kapal lau dan pesawat asing yang melalui wilayah kedaulatan negara kita. Hal itu memang sudahdilakukan namun kadangkala keuntungan tersebut tidak pernah sampai ke kas negaraatau daerah yang mana hasilnya dapat digunakan untuk pembangunan nasionalmaupun daerah. Namun, justru berakhir di kantong para pejabat yang berkepentingan.Hal itu pun berkaitan dengan aspek kedua dari Trigatra yaitu SDM. Negara kitamerupakan negara dengan penduduk terbanyak ke 4 di dunia. Namun, fakta tersebuttidak dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan nasional. Jikalau sudahdimanfaatkan, itupun tidak dengan cara yang bermatabat. Contoh, Indonesia justrumelakukan pengiriman besar-besaran TKI dan TKW ke luar negeri hingga para TKIdan TKW tersebut berjuluk ³Pahlawan Devisa. Namun dengan cerita yang sangatmiris. Contohnya adalah para TKI dan TKW yang mengalami penyiksaan darimajikan dan tidak diperlakukan secara manusiawi. Lalu para masyarakat kita yangkalah kualitas jika dibanding masyarakat luar negeri. Sehingga muncullahslogan
³Jadi Kuli di Negeri Sendiri´.
Jika pemerintah sadar bahwa pemanfaatanSDM yang dimiliki harus dengan cara yang bermartabat maka pemerintah harusmembuat kebijakan-kebijakan yang membuat terciptanya lapangan pekerjaan. Bukandengan mengirim TKI atau TKW. Namun andaikan harus mengirim, maka pemerintah wajib memberdayakan para TKI atau TKW dengan kemampuan agar di   luar negeri nanti mendapatkan pekerjaan yang layak. Lalu pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas intelektual individu masyarakat Indonesia.Lalu yang ketiga adalah SDA. Jika kita ingin membahas SDA yang dimiliki oleh bangsa Indonesia pasti tidak akan habis. Apa aja ada di Indonesia. Jika diumpamakanalam Indonesia bagaikan Surga Dunia´dikarenakan keindahan dan beragamnya SDyang dimiliki. Itupun sebelum dihancurkan, dirusak, dieksploitasi besar-besaran olehorang-orang yang gila keuntungan. Indonesia pun tidak dapat menikmati hasileksploitasi SD secara penuh dan menyeluruh karena kebanyakan dinikmati oleh orangasing atau orang berduit yang dekat dengan kekuasaan. Itulah yang membuatIndonesia terus terpuruk. Ketidakberesan dalam mengurus Trigatra akhirnya jugamerembet ke Pancagatra. Karena untuk mengelola pancagtra dan trigatra dibutuhkanorang-orang yang berkualitas baik secara akal maupun moral. Kalau dalam pembentukan manusia yang akan mengelola kedua hal tersebut sudah rusak maka bagaimana kita berharap bangsa ini dapat mengalami kemajuan.


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
       Aspek-aspek trigatra dan pancagatra sangat berpengaruh terhadap ketahanan nasional. Aspek-aspek trigatara meliputi letak dan bentuk geografis, keadaan dan kemampuan penduduk dan keadaan dan kekayaan alam. Sedangkan pancagatra meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, ketahanan dan keamanan. Antara aspek-aspek dari trigatra dan pancagatra mempunyai korelasi yang saling berhubungan/.
3.2 Saran
Penyusun menyadari bahwa makalah ini kurang dari sempurna, untuk itu mohon saran dan tambahan dari dosen pembimbing.


DAFTAR PUSTAKA

http :// retnasuria-w.blogspot.com/aspektrigatra

         


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar